Puncak Joglo, Watu Cenik, dan Paralayang Ramai Dikunjungi Wisatawan dari Luar Wonogiri
Destinasi wisata alam di Desa Wisata Sendang Pinilih, Kecamatan Wonogiri, terus menarik perhatian wisatawan, terutama dari luar daerah. Puncak Joglo, Watu Cenik, dan wahana tandem paralayang kini menjadi tiga ikon wisata unggulan yang paling banyak dikunjungi oleh pelancong dari luar Wonogiri seperti Solo, Klaten, Sukoharjo, hingga Yogyakarta.
Puncak Joglo menawarkan panorama 360 derajat perbukitan hijau dan waduk Gajah Mungkur dari kejauhan, menjadikannya lokasi favorit untuk bersantai, menikmati sunset, dan berfoto. Sementara Watu Cenik, dengan tebing batu khasnya dan kisah sejarah makam kuno keluarga bangsawan Mangkunegaran, menambah daya tarik spiritual dan budaya bagi wisatawan.
Bagi pencinta adrenalin, wahana tandem paralayang di Puncak Joglo menjadi magnet tersendiri. Pilot profesional sering membawa wisatawan terbang tinggi menikmati pemandangan Sendang dari udara. Bahkan beberapa di antaranya datang jauh-jauh hanya untuk merasakan sensasi terbang di langit Wonogiri.
Salah satu wisatawan asal Klaten, Dian Prasetyo (28), mengaku terkesan dengan pengalaman terbang tandem di Puncak Joglo.
“Saya baru pertama kali datang ke sini, dan jujur pemandangannya luar biasa. Terbang tandem di atas bukit ini rasanya seperti di atas awan. Jalannya juga sudah bagus, jadi akses ke lokasi mudah banget,” ujarnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Rina Anggraini (31), pengunjung asal Yogyakarta, mengatakan dirinya tertarik karena banyak unggahan media sosial yang menampilkan keindahan Puncak Joglo dan Watu Cenik.
“Awalnya tau dari Instagram. Ternyata tempatnya lebih indah dari foto. Bisa lihat bukit, batu besar, dan suasananya tenang banget. Cocok buat healing,” ungkapnya.



Tinggalkan Balasan